Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf
adalah salah satu putra
dari Alm. Al-Habib Abdulkadir bin Abdurrahman Assegaf ( tokoh alim dan imam
Masjid Jami’ Asegaf di Pasar Kliwon Solo), pendidikan yang diberikan oleh guru
besarnya yang sekaligus ayah handa tercinta, Habib Syech mendalami ajaran agama
dan Ahlaq leluhurnya.
Habib Syech
bin Abdul Qodir Assegaf dalam kesempatan kali ini beliau di temani Habib syech
Hisham Kabbani, Khazizah Usman dan para rombongan Ahbabul Musthofa memanifestasikan
waktunya untuk melaungkan syair Cinta Rasul di Stadion Melawati selangor
Malaysia dalam acara Mega Maulid 2013 Malam Dambaan Cinta Rasul(22 rajab 1434).
(jama’ah yang tergabung dalam Ahbabul Musthofa,
mereka mengikuti dan mendalami tetang pentingnya Cinta kepada Rosul SAW dalam
kehidupan ini )
Malam dambaan
cinta Rasul dibuka dengan syair Khoirol Bariyya yang di bawakan oleh Majelis
dari Singapura, dan 2nd show di isi majelis syair dari Melaka Malaysia memikat
para jamaah pecinta Rasul Allah ikut melaungkan syair-syair yang memuji dan
menjunjung Nabi Muhammad SAW.
Beliau yang
berasal dari solo jawa tengah ini membawakan 26 syair yang di awali dengan
syair Al Madzad, jama’ah yang tergabung dalam Ahbabul Musthofa sangat menikmati
dan terbawa suasana ikut melantunkan syair demi syair, informasi dari master of
ceremony yang hadir malam ini tidak hanya berasal dari belahan wilayah Malaysia
saja akan tetapi ada yang dari Singapura, Bangkok dan juga Indonesia.
Dalam
kesempatan kali ini juga di isi Tausiah oleh Habi syech Hisham Khabbani.
“saya baru
kali nie tengok Habib Syech tapi saya dah langsung sukakan dia bila Dia datang
balik saya pasti akan datang lagi untuk tengok walaupun saya tak tau apa erti
dari syair bahasa jawa yang dibawakan (ilir-ilir dan padang rembulane) saya
suka. Ucap Nil(19) Warga Malaysia yang bertempat tinggal di Ampang Kuala
Lumpur.
suasana sore, menjelang acara yang bermula pukul 08:00pm namun pukul
05:15pm sudah banyak yang berbondong-bondong untuk hadir.
suasana
didalam stadion sebelum Mega Mawlid 2013 malam dambaan cinta Rasul dimulai.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar